Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila yang merupakan dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia. Selain menjadi agenda seremonial, peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh kader partai untuk kembali menghayati nilai-nilai luhur yang terkandung dalam lima sila.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam, dalam amanatnya mengingatkan bahwa Pancasila tidak boleh hanya menjadi hafalan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, salah satu nilai Pancasila yang saat ini mulai mengalami tantangan adalah semangat gotong royong. Di tengah perkembangan zaman dan menguatnya sikap individualisme, budaya saling membantu dan kepedulian sosial harus terus dirawat.
Ia juga mengajak seluruh kader partai untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai pengingat bahwa perjuangan politik sejatinya bertujuan menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat.

Sementara itu, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Arief Hidayat atau yang akrab disapa Cak Dayat, menegaskan bahwa seluruh pengurus partai harus menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat.
Cak Dayat juga menekankan pentingnya sinergitas tiga pilar partai, yakni struktur partai, legislatif, dan eksekutif yang berasal dari PDI Perjuangan, agar mampu bergerak seirama dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pengabdian kepada rakyat merupakan ruh perjuangan partai yang tidak boleh berhenti hanya karena kepentingan politik sesaat.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo berharap seluruh kader semakin memperkuat komitmen ideologis, menjaga semangat gotong royong, serta terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelayan rakyat yang bekerja dengan hati dan semangat pengabdian.